(IANNnews) Sumatera Utara - Sungai Asahan masuk dalam kategori jeram terbaik ketiga di dunia setelah Sungai Zambesi di Afrika dan Sungai Colorado di Amerika Serikat. Tingkat kesulitan, tantangan, dan keindahan alam menjadi daya tarik tersendiri bagi para petualang dan penggemar olahraga arung jeram. Kondisi arus sungai yang deras ditambah dengan alurnya yang dipenuhi bebatuan akan membuat adrenalin Anda terbangkitkan.
Derasnya arus sungai yang berkecepatan 120 meter kubik per detik dengan grade IV-V+ sangat menantang jiwa para petualang.
Hulu Sungai ini sering dijadikan tempat penyelenggaraan event nasinal dan internasional arung jeram yang dinakan Asahan Whitewater Festival. Sungai yang biasanya diarungi arung jeram berada pada area sepanjang 22 km, mulai dari Daesa Tangga atau tepat didepan pintu Bendungan Sigura-gura hingga muara sungai di Bandar Pulau. Tingkat kesulitan yang disuguhkan pun bervariasi mulai yang ringan sampai yang paling berbahaya dan menakutkan.
Untuk mengarungi sungai ini. Anda dapat menggunakan dua pilihan perahu. Jika berarung jeram di daerah yang berbahaya, Anda harus menggunakan perahu yang di dayung secara berkelompok. Namun, jika berarung jeram di daerah aman, Anda dapat menggunakan perahu kayak yang dikayuh sendirian.
Lokasi : Sungai Asahan, Kabutapen Asahan, Sumatera Utara
Transportasi :
Anda sdapat menggunakan kendaraan umum atau pribadi dengan pilihan 2 rute :
1. Bandara Polial-Bandar Pulau-Desa Tangga dengan jarak 90 km dan waktu sekitar 3-5 jam karena kondisi jalan yang berlubang
2. Bandara Polonial-Porsea, Kabupaten Toba Samosir dengan jarak 200 km dan waktu tempuh 4-5 jam . Porsea-Desa Tangga dengan jarak 35 km dan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.